Dunia Islam
Beranda » Peresmian Kampung Inspirasi di Aceh Tamiang Jadi Tonggak Pemulihan Pascabencana

Peresmian Kampung Inspirasi di Aceh Tamiang Jadi Tonggak Pemulihan Pascabencana

Aceh Tamiang, Erabaru.id–Peresmian Kampung Inspirasi di Dusun Karya, Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang pada Senin (16/3/2026) menjadi momentum penting dalam upaya pemulihan wilayah pascabencana.

Program yang diinisiasi Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Hidayatullah (BMH) bersama ormas Hidayatullah ini dihadiri Ketua Umum DPP Hidayatullah KH Naspi Arsyad, Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn) Armia Pahmi, Direktur Utama BMH Supendi, serta Direktur Prodaya BMH Pusat Syamsuddin.

Kampung Inspirasi difungsikan sebagai instrumen penguatan masyarakat yang terdampak signifikan akibat bencana alam. Pada fase tanggap darurat, BMH mengerahkan sekitar 100 relawan untuk menjangkau wilayah terisolasi dan mendistribusikan bantuan logistik seperti beras, sarden, serta kebutuhan pokok lainnya.

Selain itu, BMH menyediakan layanan air bersih dan dapur mobile untuk memastikan ketersediaan makanan siap saji bagi warga terdampak yang terus beroperasi hingga Ramadhan. Memasuki tahap pemulihan, program Recycle House dijalankan dengan fokus pada renovasi dan relokasi hunian warga. Sebanyak 80 rumah telah diperbaiki dan kembali dihuni sebelum Ramadhan.

Saat ini, lebih dari 120 kepala keluarga di Dusun Karya terlibat dalam program Kampung Inspirasi yang tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan ekonomi, sosial, pendidikan, hingga dakwah sebagai proyek percontohan.

Program ini juga mencakup aspek keberlanjutan lingkungan dan mitigasi bencana melalui penanaman pohon, edukasi kebersihan, serta pembentukan tim siaga bencana di tingkat desa.

Perwakilan BMH, Syamsuddin, menegaskan bahwa peresmian ini merupakan awal dari pendampingan jangka panjang bagi masyarakat. “Ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus membersamai masyarakat,” ujarnya.

Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Naspi Arsyad, mengapresiasi sinergi antara lembaga dan pemerintah daerah dalam percepatan pemulihan. Ia menyebut jaringan Hidayatullah telah hadir di 38 provinsi dengan dukungan dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi menjelaskan pemerintah telah mengklasifikasikan kerusakan rumah warga menjadi kategori ringan, sedang, dan berat. Pemda juga memproyeksikan pembangunan sekitar 8.000 hunian tetap (huntap) serta menyiapkan 4.000 hunian sementara (huntara).

Dukungan bantuan dari Kementerian Sosial mencakup perabot rumah tangga senilai Rp3 juta, bantuan ekonomi Rp5 juta, serta jaminan hidup Rp500 ribu per individu selama tiga bulan.Bupati turut membuka akses pelaporan langsung bagi warga yang belum menerima bantuan.

“Jika ada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, silakan datang ke kantor bupati atau langsung kepada saya,” tegasnya.

Ia berharap dukungan masyarakat agar pemerintah daerah dapat terus menjalankan pelayanan secara optimal dalam proses pemulihan Aceh Tamiang pascabencana.*

Berita Terkait

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *