Nasional
Beranda » Penguatan Kompetensi Guru PAUD melalui Workshop STEAM Berbasis Pendekatan Inkuiri di Gunungguruh

Penguatan Kompetensi Guru PAUD melalui Workshop STEAM Berbasis Pendekatan Inkuiri di Gunungguruh

Sukabumi, Erabaru.id–Dosen dan mahasiswa Pascasarjana Universitas Panca Sakti (PSU) Bekasi Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menyelenggarakan workshop implementasi pembelajaran STEAM dengan pendekatan inkuiri. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kompetensi guru PAUD.

Workshop ini difokuskan pada penguatan kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) yang dipadukan dengan pendekatan inkuiri pada pendidikan anak usia dini.

Kegiatan diselenggarakan oleh dosen dan mahasiswa Pascasarjana PSU Bekasi Program Studi Magister PAUD di bawah bimbingan Dr. Nita Priyanti, M.Pd., dengan menghadirkan narasumber Dr. Efrini, M.Ed., Wyanita Setya Husnaeni, S.Si., S.Pd., Dwi Adji Dilliani, S.S., Sekar Pinilih, S.E., Dewi Murti Yuliati, S.Pd., serta Nunuk Eny Kisworo, S.Sos.I.

Peserta kegiatan merupakan puluhan guru PAUD dari Kecamatan Gunungguruh dan sekitarnya. Turut hadir Bunda PAUD Kecamatan Gunungguruh, Eva Puspitasari Kusyana.

Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 2 Mei 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.Workshop ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kualitas pembelajaran PAUD yang lebih inovatif, kontekstual, serta mampu mengembangkan kemampuan berpikir anak sejak dini. Pendekatan STEAM berbasis inkuiri dinilai relevan karena mendorong anak untuk aktif dalam proses belajar melalui kegiatan mengamati, bertanya, mencoba, dan menyimpulkan.

Pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi konseptual, diskusi interaktif, serta praktik langsung penerapan pembelajaran STEAM berbasis inkuiri. Peserta diberikan contoh implementasi pembelajaran yang sederhana dan aplikatif dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar.

Pendekatan ini menekankan peran guru sebagai fasilitator dalam mengelola rasa ingin tahu anak menjadi pengalaman belajar yang bermakna.Dalam sambutannya, Dr. Nita Priyanti, M.Pd., menyampaikan bahwa penguatan kompetensi guru merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Sementara itu, Bunda PAUD Kecamatan Gunungguruh, Eva Puspitasari Kusyana, mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat PAUD.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Peserta aktif mengikuti diskusi dan praktik. Salah satu peserta menyampaikan bahwa workshop ini memberikan pemahaman baru bahwa pembelajaran STEAM dapat diterapkan secara sederhana tanpa harus menggunakan media yang kompleks.

Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai pihak, di antaranya PT Badiuzzaman Citra Amani, MS Glow, Zachefa Coffee, Teknolab Solusindo, Surya Group, Nazeer Shop, dan Percetakan Purbasari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru PAUD mampu mengimplementasikan pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir anak sejak usia dini, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan.*

Berita Terkait

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *