Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKS, Yanuar Arif Wibowo, meminta Kantor Staf Presiden (KSP) memperkuat fungsi pengawasan dan verifikasi lapangan terhadap pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah. Menurutnya, pengawasan yang kuat diperlukan agar Presiden memperoleh gambaran yang utuh dan faktual mengenai kondisi di lapangan
Pernyataan tersebut disampaikan Yanuar dalam Rapat Kerja Komisi XIII DPR RI bersama Kepala Staf Presiden dan jajaran KSP yang berlangsung pada Rabu (3/6).
“Kepala Staf Presiden memiliki posisi yang sangat strategis sebagai perpanjangan tangan Presiden untuk melihat langsung realitas di lapangan. Karena itu, KSP tidak boleh hanya menerima laporan administratif dari kementerian dan lembaga, tetapi harus melakukan investigasi dan verifikasi secara langsung terhadap pelaksanaan program-program pemerintah,” ujar Yanuar.
Ia menekankan pentingnya penyampaian informasi yang objektif kepada Presiden sebagai dasar pengambilan keputusan. Karena itu, menurutnya, praktik penyusunan laporan yang hanya menonjolkan sisi keberhasilan tanpa mengungkap berbagai kendala yang terjadi di lapangan perlu dihindari.
“Jangan sampai Presiden hanya disuguhi laporan yang sifatnya ‘asal bapak senang’. Presiden membutuhkan data yang jujur dan apa adanya. Loyalitas kepada Presiden bukan dengan menyampaikan kabar yang menyenangkan, tetapi dengan menghadirkan fakta yang sebenarnya agar kebijakan dapat diperbaiki dan disempurnakan,” tegasnya. (Seperti dikutip dari viva.co.id/4/Juni/26).
Dalam kesempatan tersebut, Yanuar menyinggung sejumlah program prioritas pemerintah, seperti Program Tiga Juta Rumah, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Koperasi Desa Merah Putih. Ia menilai seluruh program tersebut memiliki tujuan yang baik dan dibutuhkan masyarakat, namun berbagai hambatan dalam pelaksanaannya perlu disampaikan secara terbuka agar dapat segera dicarikan solusi.
(Yons Achmad/EDITOR/ERABARU.ID)

Komentar