Oase
Beranda » Ajak Kembali Mereka yang Sempat Pergi

Ajak Kembali Mereka yang Sempat Pergi

Sekitar tahun 1993, saya memiliki sahabat. Kami kenal dan berteman akrab saat sama-sama belajar di kelas Diniyah PP Ibnul Qoyim Yogyakarta, setiap sore.
Saya memberanikan diri menawari teman-teman di kelas Diniyah untuk ikut ngaji yang lebih khusus. Alhamdulillah beberapa bersedia ikut
Namun forum khusus ini hanya berjalan beberapa bulan saja. Karena kesibukan dan alasan yang lain, kelompok ini tidak bisa berlanjut. Namun saya masih membina 3 kelompok yang masih terus berjalan.
Salah satu anggota kelompok yang sudah bubar itu bernama mbak Hermin.
Ada harapan saya untuk mengajak kembali ikut forum pembinaan, setelah ia menikah. Akan tetapi qodarullah setelah ia menikah justru kami lepas kontak. Lama tidak saling berkabar.
Beberapa tahun lalu kami semoat berjumpa. Sekian tahun tidak saling berjumpa, sekali berjumpa curhat panjang lebar.
Saat itu saya tawari beliau untuk gabung forum pembinaan lagi. Mbak Hermin terdiam, belum mengiyakan.
Saya minta nomer HP beliau agar bisa berkomunikasi. Akan tetapi beliau bilang tidak mau pegang HP. Di zaman semua orang pegang HP, tetap saja saat Mbak Hermin bersikeras tanpa HP. Jadinya komunikasi kami tersendat.
Suatu ketika beliau kembali berkunjung ke rumah saya bersama suami dan putrinya. Saat itu dia membisikkan sesuatu di telinga saya.
“Bu, saya mau liqo lagi.”
Saya terpana mendengar sebuah permintaan yang tidak saya duga. Sebelumnya saya mengira dia sudah tak tertarik lagi, mengingat pernah saya tawari dan beliau hanya terdiam.
Pekan selanjutnya putri beliau datang ke rumah saya. Menyampaikan sepucuk surat yang ditulis tangan oleh Mbak Hermin.
Ah, membaca surat berasa terlempar kembali ke zaman dulu. Zaman di saat belum ada telpon genggam.
“Bu Ratna Saya mau liqo lagi…” demikian inti suratnya.
Akhirnya beliau bergabung di forum pembinaan lagi. Setelah terputus lebih duapuluh tahun lamanya.
Bahkan putri beliau ikut serta dalam forum pembinaan yang sama.
*Jangan lelah untuk mengajak kembali mereka yang sempat pergi.*
Indahnya saling menyayangi dan mengingat karena Allah. Indahnya semua yang diperjalankan olehNya. Indahnya jika kita diijinkan menjadi agen kebaikan bagi orang lain.
Ratna Kushardjanti

Berita Terkait

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *